
masi pagi, belum menemukan tema, dan akhir nya otak ku berlari ke materi bilangan kompleks, mata pelajaran ini di ajarkan oleh dosen yang sangat pintar, nama nya pak sapar.
suatau hari, tepat nya beberapa hari lalu aku di ajarkan nya dan waktu itu membahas soal, salah seorang maju untuk mengerjakan, kau masi ingat Aprilia Andriana ? tentu masi karena kau yang mengerjakan . aku melihat aura kekesalan pada wajah mu waktu itu, mungkin karena dosen nya yang agak ngotot gak mau kalah, selalu ada alasan, hahahahaha .
tulisan ini tidak membahasa tentang bilangan kompleks itu namun hanya mengungkapan pendapat yang berbeda tentang 1/0 ( satu per nol ) .
dalam jawaban aprilia, ada sebuah perhitungan tersebut, 1/0 = tak hingga , dan ketika pak sapar memeriksa, 1/0 = tak hingga itu di benar kan . mungkin memang benar, tapi aku punya pendapat berbeda .
jika 1/0 = tak hingga , berarti itu sama saja hal nya dengan berapapun di kali nol sama dengan 1 . tapi nyata nya berapa pun di kali nol jawaban nya adalah nol . jadi saya rasa 1/0 = tak terdepi nisi . tak hingga dan tak terdefinisi sama saja ? tentu berbeda . tak hinga itu bisa saja angka beberapa pun sampai angka tak hingga, sedang tak terdefinisi itu seperti eror .
teori tentag hal ini seperti ini,
0/1 = 0 , karena 0 kali satu sama dengan nol ( pembuktian )
0/0 = tak hingga, karena angka berapapun di kali nol hasil nya nol .
1/0 = tak terdefini, karena otak gak nyampek ngitung nya
ini hanya coretan tetang kesoktauan dan kebodohan ku di pagi buta
pagi mulai panas .














