Friday, January 30, 2015

Pertengkaran Semalam

Posted by Zhick Rill. Category:

Cerita Cinta
Love
Seperti biasa, batin harus mengkrut menhadapi otak mu dengan pemikiran pemikiran nya yang selalu negatif. Meski ku coba berfikir dengan cara mu terhadap diri mu, namun kau tak pernah mengerti bahwa aku sedang menunjukan bagaimana cara mu dan seperti apa yang ku rasakan menghadapi itu.

Dengan kata kata kau berlalu bersama gelap, lalu malam menjadi sunyi dan ku biarkan diri ku bersama sepi. Mungkin kau tak pernah peduli seperti apa aku merindukan mu ketika kau tak ada di sini. Bukan mungkin lagi, tapi memang kau tak peduli. 

Kubiasakan diri, masih ada bintang teman ku bercumbu menghabiskan petang, ada rembulan teman ku bercanda menghilangkan sesak. Pada merekalah aku bercerita tentang mu, tentang cinta yang tumbuh untuk mu. Mereka tau segala nya. Dan pada mereka ku titip rindu untuk kau yang sedang berlalu.

Gelap berlalu bersama terbit nya mentari, kau tak kunung muncul membiarkan aku dalam kegelisahan. Sekeras ini kah hati mu hingga tak menyadari cara mu salah ? atau memang aku yag salah tak bisa mengerti seperti apa diri mu. 

Aku mencintai mu dan akan selalu sama sampai kapan pun. Ku harap goresan ini sampai pada diri mu. Aku merindukan mu seperti tanah tandus merindukan hujan.

0 komentar:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright 2015 Tukang Coret: Pertengkaran Semalam Template by Coretan Anonim. Powered by Blogger